50 Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak KKM PPL di Sintang
SINTANG - REPORTASE.ID, Sebanyak 50 Mahasiswa yang berasal dari Institut Keguruan Ilmu Pendidikan -Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP-PGRI) Pontianak, Kalimantan Barat secara resmi di lepas langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dalam hal mewakili Bupati Sintang untuk melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa � Praktek Pengalaman Lapangan (KKM-PPL) bertempat di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Kamis (27/7/2017).
Hadir dalam acara pelepasan tersebut mahasiswa KKM-PPL, Rektor IKIP PGRI Pontianak, Ketua Koordinator KKM-PPL, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, dan para Camat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Henri Harahap, membacakan sambutan Bupati SIntang, mengatakan bahwa salah satu dari tri dharma perguruan tinggi ialah mengabdi kepada masyarakat, sebagai suatu perguruan tinggi, contohnya ialah IKIP PGRI, dapat melaksanakan kewajiban mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa dan praktek pengalaman Lapangan�. Katannya.
Henri menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mendukung penuh dengan pelaksanaan KKM-PPL ini, �Karena akan membantu Pemerintah Daerah dalam membangun masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, dimana hal tersebut tercantum didalam visi pembangunan yang sedang Pemerintah Daerah capai," ungkap Asisten.
Menurut Henri masalah Pendidikan di Kabupaten Sintang cukup kompleks, seperti keterbatasannya sumber daya manusia, kekurangan sarana dan prasarana pendukung, sehingga kami sangat menerima dengan terbuka dengan kegiatan KKM-PPL ini yang dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Sintang," tambahnya.
Perlu diketahui bersama, Sambung Henri, kinerja para guru akan memberikan kontribusi nyata yang besar terhadap kinerja didalam dunia pendidikan kita, �Oleh karena itu, calon guru-guru tersebut harus dibekali dengan berbagai teori ke'ilmuan yang diperoleh dari beberapa kajian dan penelitian, sehingga perlu juga melihat keadaan secara nyata dilapangan, dengan demikian interaksi antara pihak mahasiswa dan lapangan juga dapat memenuhi wawasan pada diri kita selaku guru untuk di kemudian harinya�. Tutur Henri.
�Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa yang melaksanakan KKM-PPL ini agar dapat mematuhi segala ketentuan yang berlaku ciptakan rasa kekompakan, jaga nama baik pribadi, hindari sikap arogan, merasa lebih pintar, bergaul dan berbaur lah dengan masyarakat sesuai adat istiadat yang dapat diterima oleh masyarakat dimana kalian melaksanakan KKM-PPL," pesannya.
Rektor Institut Keguruan Ilmu Pendidikan � Persatuan Guru Republik Indonesia Pontianak, Samion mengatakan, "Total mahasiswa yang mengikuti pelaksanaan KKM-PPL se-Kalimantan Barat ini, Sebanyak 1314 mahasiswa, sehingga dengan KKM-PPL ini dapat memanfaatkan moment praktek lapangan, dan juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni, baik dari segi fisik maupun intelektualnya�. Kata Samion.
Ketua Koordinator pelaksanaan KKM-PPL, Muhammad Lahir mengatakan, mahasiswa yang mengikuti KKM-PPL ini ialah putra-putri daerah asli dari Kabupaten Sintang sebanyak 50 orang, 20 orang putra, dan 30 putri yang akan di mengabdi di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan, seperti Kecamatan Sintang, Kecamatan Kelam Permai, Kecamatan Dedai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kecamatan Serawai, Kecamatan Ambalau, dan Kecamatan Ketungau Tengah. Kata Muhammad.
�Untuk di Kecamatan SIntang ada 2 sekolah yaitu SMAN 1 Sintang dan SMAN 2 Sintang, sementara untuk dikecamatan lain akan ditempatkan di SMAN yang ada diwilayah bersangkutan," tambahnya. (Alex)
Hadir dalam acara pelepasan tersebut mahasiswa KKM-PPL, Rektor IKIP PGRI Pontianak, Ketua Koordinator KKM-PPL, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, dan para Camat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Henri Harahap, membacakan sambutan Bupati SIntang, mengatakan bahwa salah satu dari tri dharma perguruan tinggi ialah mengabdi kepada masyarakat, sebagai suatu perguruan tinggi, contohnya ialah IKIP PGRI, dapat melaksanakan kewajiban mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa dan praktek pengalaman Lapangan�. Katannya.
Henri menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mendukung penuh dengan pelaksanaan KKM-PPL ini, �Karena akan membantu Pemerintah Daerah dalam membangun masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, dimana hal tersebut tercantum didalam visi pembangunan yang sedang Pemerintah Daerah capai," ungkap Asisten.
Menurut Henri masalah Pendidikan di Kabupaten Sintang cukup kompleks, seperti keterbatasannya sumber daya manusia, kekurangan sarana dan prasarana pendukung, sehingga kami sangat menerima dengan terbuka dengan kegiatan KKM-PPL ini yang dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Sintang," tambahnya.
Perlu diketahui bersama, Sambung Henri, kinerja para guru akan memberikan kontribusi nyata yang besar terhadap kinerja didalam dunia pendidikan kita, �Oleh karena itu, calon guru-guru tersebut harus dibekali dengan berbagai teori ke'ilmuan yang diperoleh dari beberapa kajian dan penelitian, sehingga perlu juga melihat keadaan secara nyata dilapangan, dengan demikian interaksi antara pihak mahasiswa dan lapangan juga dapat memenuhi wawasan pada diri kita selaku guru untuk di kemudian harinya�. Tutur Henri.
�Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa yang melaksanakan KKM-PPL ini agar dapat mematuhi segala ketentuan yang berlaku ciptakan rasa kekompakan, jaga nama baik pribadi, hindari sikap arogan, merasa lebih pintar, bergaul dan berbaur lah dengan masyarakat sesuai adat istiadat yang dapat diterima oleh masyarakat dimana kalian melaksanakan KKM-PPL," pesannya.
Rektor Institut Keguruan Ilmu Pendidikan � Persatuan Guru Republik Indonesia Pontianak, Samion mengatakan, "Total mahasiswa yang mengikuti pelaksanaan KKM-PPL se-Kalimantan Barat ini, Sebanyak 1314 mahasiswa, sehingga dengan KKM-PPL ini dapat memanfaatkan moment praktek lapangan, dan juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni, baik dari segi fisik maupun intelektualnya�. Kata Samion.
Ketua Koordinator pelaksanaan KKM-PPL, Muhammad Lahir mengatakan, mahasiswa yang mengikuti KKM-PPL ini ialah putra-putri daerah asli dari Kabupaten Sintang sebanyak 50 orang, 20 orang putra, dan 30 putri yang akan di mengabdi di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan, seperti Kecamatan Sintang, Kecamatan Kelam Permai, Kecamatan Dedai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kecamatan Serawai, Kecamatan Ambalau, dan Kecamatan Ketungau Tengah. Kata Muhammad.
�Untuk di Kecamatan SIntang ada 2 sekolah yaitu SMAN 1 Sintang dan SMAN 2 Sintang, sementara untuk dikecamatan lain akan ditempatkan di SMAN yang ada diwilayah bersangkutan," tambahnya. (Alex)

Post a Comment